Panit Binmas Polsek Srandakan, Aiptu Ifanudin, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang berlangsung di Masjid Aminalkan, Kalurahan Trimurti, Srandakan, Bantul, Jumat (24/4/2026), ia turut berperan sebagai dai kamtibmas yang menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban kepada para jamaah serta warga yang hadir.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh agama Islam di wilayah setempat, yang diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara kepolisian dan pemuka agama dalam membina dan mengedukasi masyarakat.
Aiptu Ifanudin menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan dan hukum yang berlaku. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa bersikap tertib hukum serta menjauhi segala tindakan yang melanggar ketentuan yang ada, baik yang dilakukan secara sengaja maupun tidak.
Menurutnya, tindakan melanggar hukum tidak hanya menimbulkan kerugian berupa materi atau harta benda, tetapi juga membawa dampak buruk bagi pembentukan karakter dan kepribadian seseorang. Kebiasaan melanggar aturan dapat menjadikan seseorang lebih mudah terbawa emosi, bersikap tidak sabar, serta cenderung merendahkan atau menganggap rendah orang lain. Sikap-sikap tersebut tentu akan membawa dampak negatif, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga dapat mengganggu keharmonisan dan ketenangan dalam lingkungan bermasyarakat.
"Perlu kita sadari bersama, bahwa setiap kali kita melakukan pelanggaran hukum, sesungguhnya kita sedang melatih diri untuk menjadi pribadi yang tidak baik, mudah marah, serta berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain di sekitar kita. Oleh karena itu, mari kita bergandengan tangan, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan tempat kita tinggal," pesannya di hadapan para jamaah.
Kegiatan sambang dan pembinaan yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari program kerja Polsek Srandakan dalam membangun hubungan yang erat dan harmonis dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya dengan para tokoh agama yang memiliki peran besar dalam mempengaruhi sikap dan perilaku warga.
Melalui pendekatan seperti ini, diharapkan kesadaran hukum masyarakat dapat semakin meningkat, sehingga pada akhirnya tercipta suasana keamanan dan ketertiban masyarakat yang senantiasa aman, damai, dan kondusif di wilayah Kapanewon Srandakan.
No comments:
Post a Comment