Kepolisian Resor (Polres) Bantul telah menyiapkan skema pengamanan
menyeluruh menjelang malam pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026.
Langkah ini diambil guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban
Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah "Bumi Projotamansari" tetap kondusif
dan terjaga dari berbagai potensi gangguan.
Kapolres Bantul, AKBP
Novita Eka Sari, menyatakan bahwa sebanyak 1.188 personel akan
disiagakan khusus untuk pengamanan malam tahun baru. Dalam
pelaksanaannya, Polri tidak bergerak sendiri, melainkan bersinergi erat
dengan TNI dan jajaran stakeholders terkait lainnya.
Polres
Bantul memberikan perhatian khusus terhadap beberapa titik kerawanan
yang kerap muncul di akhir tahun. Aktivitas balap liar, penggunaan
knalpot tidak sesuai spesifikasi, konvoi kendaraan, serta kejahatan
jalanan menjadi fokus utama pengawasan aparat kepolisian.
"Langkah preventif ini bertujuan agar momentum pergantian tahun dapat
dirayakan secara nyaman, tanpa gangguan yang meresahkan warga," ujar
AKBP Novita, Rabu (31/12/2025).
Selain pengamanan lalu lintas,
Polres Bantul secara tegas mengeluarkan larangan pesta kembang api.
Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat demi keselamatan
publik dan mencegah risiko kebakaran.
Tahun ini, larangan
tersebut juga membawa pesan kemanusiaan. "Ini adalah wujud empati kita
kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban musibah banjir di
Sumatera," tambah Kapolres.
AKBP Novita menjelaskan, apabila
ditemukan penggunaan kembang api sebelum malam pergantian tahun, aparat
akan mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi. Namun, jika
pelanggaran masih terjadi pada malam Tahun Baru, maka penindakan tegas
akan diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Aparat akan
disebar di berbagai titik rawan dan penggal jalan, termasuk lokasi yang
menjadi pusat berkumpulnya massa seperti Bukit Bintang, JEC, Jembatan
Kabanaran serta lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya.
“Selain
penjagaan di titik statis, Polres Bantul juga menyiagakan regu patroli
mobiling untuk merespons cepat setiap potensi gangguan keamanan di
lapangan,” terangnya.
Menutup keterangannya, AKBP Novita mengajak
seluruh warga Bantul untuk menyambut fajar Tahun Baru 2026 dengan cara
yang positif dan bermartabat. Masyarakat diimbau untuk menghindari
euforia berlebihan dan tetap mematuhi aturan yang berlaku.
"Dengan
sinergi antara aparat dan kesadaran masyarakat, diharapkan Kabupaten
Bantul dapat memasuki tahun yang baru dalam suasana yang aman, damai,
dan penuh harapan," tandasnya.
Home
»
» Unlabelled
» Amankan Malam Tahun Baru 2026, Polres Bantul Terjunkan 1.188 Personel Gabungan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar Blogger 0 Facebook
Post a Comment