Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi adanya temuan tersebut. Peristiwa bermula saat seorang warga setempat bernama Endri Widiatmoko (21) tengah memancing di area sungai sekitar pukul 11.30 WIB.
"Saksi saat itu sedang memancing dan melihat ada celana berwarna gelap di tumpukan sampah sungai. Setelah didekati, ternyata itu adalah jenazah manusia," ujar Rita saat memberikan keterangan, Selasa (12/5/2026).
Melihat kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada warga lain dan diteruskan ke pihak Dukuh serta Bhabinkamtibmas Sendangsari. Petugas Polsek Pajangan bersama Tim Inafis Polres Bantul dan tim medis Puskesmas Pajangan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan fakta bahwa terdapat dua bagian jasad yang berbeda di area tersebut.
Jasad Pertama: Ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan nyaris menjadi tulang belulang. Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 2-3 minggu yang lalu. Kondisinya hanya menyisakan sedikit daging di punggung atas dan telapak kaki, sementara tulang tangan kiri sudah hilang.
Jasad Kedua: Berupa tengkorak manusia tanpa badan yang ditemukan sekitar 3 meter dari lokasi jasad pertama. Kondisi tengkorak tersebut sudah berlumut, sehingga diduga korban telah meninggal dunia sejak berbulan-bulan lalu.
"Untuk identitasnya masih Mr. X, karena jenis kelamin belum dapat terdeteksi akibat kondisi jenazah yang sudah rusak dan menjadi tulang," jelas Rita.
Evakuasi ke RS Bhayangkara
Guna kepentingan identifikasi lebih lanjut, kedua jasad tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. Polisi saat ini masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan medis untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.
Pihak kepolisian mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.
"Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar melaporkan ke kepolisian terdekat atau menghubungi Hotline Polres Bantul di 110 atau 0878-7520-2024 guna fasilitasi pencocokan DNA," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi penemuan telah dipasangi garis polisi dan petugas masih melakukan pendalaman terkait temuan dua jasad di aliran Sungai Bedog tersebut.Bantul - Warga Dusun Mangir Tengah, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul digegerkan dengan penemuan mayat di aliran Sungai Bedog pada Senin (11/5/2026) siang. Tak hanya satu, polisi juga menemukan tengkorak manusia yang sudah berlumut di sekitar lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi adanya temuan tersebut. Peristiwa bermula saat seorang warga setempat bernama Endri Widiatmoko (21) tengah memancing di area sungai sekitar pukul 11.30 WIB.
"Saksi saat itu sedang memancing dan melihat ada celana berwarna gelap di tumpukan sampah sungai. Setelah didekati, ternyata itu adalah jenazah manusia," ujar Rita saat memberikan keterangan, Selasa (12/5/2026).
Melihat kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada warga lain dan diteruskan ke pihak Dukuh serta Bhabinkamtibmas Sendangsari. Petugas Polsek Pajangan bersama Tim Inafis Polres Bantul dan tim medis Puskesmas Pajangan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan fakta bahwa terdapat dua bagian jasad yang berbeda di area tersebut.
Jasad Pertama: Ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan nyaris menjadi tulang belulang. Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 2-3 minggu yang lalu. Kondisinya hanya menyisakan sedikit daging di punggung atas dan telapak kaki, sementara tulang tangan kiri sudah hilang.
Jasad Kedua: Berupa tengkorak manusia tanpa badan yang ditemukan sekitar 3 meter dari lokasi jasad pertama. Kondisi tengkorak tersebut sudah berlumut, sehingga diduga korban telah meninggal dunia sejak berbulan-bulan lalu.
"Untuk identitasnya masih Mr. X, karena jenis kelamin belum dapat terdeteksi akibat kondisi jenazah yang sudah rusak dan menjadi tulang," jelas Rita.
Evakuasi ke RS Bhayangkara
Guna kepentingan identifikasi lebih lanjut, kedua jasad tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. Polisi saat ini masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan medis untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.
Pihak kepolisian mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.
"Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar melaporkan ke kepolisian terdekat atau menghubungi Hotline Polres Bantul di 110 atau 0878-7520-2024 guna fasilitasi pencocokan DNA," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi penemuan telah dipasangi garis polisi dan petugas masih melakukan pendalaman terkait temuan dua jasad di aliran Sungai Bedog tersebut.
0 komentar Blogger 0 Facebook
Post a Comment