Rangkaian kegiatan pengamanan, patroli dialogis, sambang kamling, pembinaan generasi muda, hingga penguatan sinergi sosial berlangsung serentak di sejumlah wilayah hukum Polsek Kasihan, Polsek Bantul, dan Polsek Piyungan pada Sabtu hingga Minggu, 23–24 Mei 2026.
Patroli Kos Mahasiswa dan Pencegahan Curanmor
Salah satu fokus pengamanan dilakukan jajaran Polsek Kasihan melalui patroli pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan rumah kontrakan dan kos mahasiswa, Minggu siang.Patroli dipimpin Panit Samapta Polsek Kasihan, Iptu Sigit Budi Hartana, dengan menyasar kendaraan roda dua milik penghuni kos dan warga sekitar. Petugas secara langsung memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya penggunaan kunci ganda dan pemilihan lokasi parkir aman guna meminimalisir potensi tindak kriminal.
“Jika saat patroli ditemukan kendaraan terparkir kurang aman, pemilik langsung kami ingatkan. Ini bagian dari langkah awal pencegahan tindak pencurian kendaraan,” ujar Iptu Sigit.
Langkah preventif tersebut dinilai penting mengingat kawasan kos mahasiswa kerap menjadi titik rawan curanmor akibat tingginya mobilitas penghuni dan lemahnya pengawasan kendaraan pada jam-jam tertentu.
Pengamanan Kawasan Industri dan Sinergi Satpam
Masih di wilayah Kasihan, patroli juga menyasar lingkungan PT Madu Baru. Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog langsung dengan personel satuan pengamanan (Satpam) perusahaan untuk memperkuat koordinasi pengamanan aset vital dan aktivitas operasional industri.Iptu Sigit menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap gerak-gerik mencurigakan, potensi kriminalitas, maupun gangguan keamanan lain di area perusahaan.
“Satpam merupakan garda terdepan pengamanan perusahaan. Jika ada indikasi gangguan keamanan, segera koordinasikan dengan kepolisian agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” katanya.
Kapolsek Kasihan, AKP Bhayu Wijatmoko, menyampaikan bahwa kolaborasi aktif antara kepolisian dan unsur keamanan internal perusahaan menjadi faktor penting menjaga stabilitas wilayah.
“Sinergitas antara kepolisian dan satuan pengamanan menjadi kunci utama terciptanya situasi aman dan kondusif,” ujarnya.
Polisi Masuk Sekolah, Perkuat Peran Orang Tua
Pendekatan humanis juga terlihat saat Bhabinkamtibmas Kalurahan Bangunjiwo, Aipda Siswantoro, menghadiri pengajian wali murid di SD Negeri Donotirto.Dalam forum tersebut, kepolisian tidak hanya hadir sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra pendidikan dan keluarga. Di hadapan para wali murid, polisi menyampaikan edukasi terkait program Polisi Sahabat Anak, pengawasan penggunaan media sosial, serta pentingnya komunikasi keluarga dalam mencegah kenakalan remaja.
Kapolsek Kasihan AKP Bhayu Wijatmoko menilai kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan kepolisian menjadi pondasi penting pembentukan karakter generasi muda.
“Kerja sama antara sekolah, orang tua, dan kepolisian sangat penting untuk mencegah perilaku negatif sejak dini,” tegasnya.
Kamling Kembali Diperkuat Hingga Dini Hari
Sementara itu, jajaran Polsek Bantul menggencarkan sambang pos keamanan lingkungan (kamling) di sejumlah wilayah, termasuk Dusun Badegan, Padukuhan Deresan, Padukuhan Soropaten, dan Dusun Cepor Kidul.Bhabinkamtibmas turun langsung berdialog dengan warga ronda malam guna memastikan sistem keamanan lingkungan tetap berjalan aktif pada jam rawan kriminalitas.
Bhabinkamtibmas Kalurahan Bantul, Aiptu Agus Bandianto, mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian maupun gangguan ketertiban lain.
Kegiatan serupa dilakukan Bhabinkamtibmas Kalurahan Ringinharjo bersama Babinsa dan pemerintah kalurahan sebagai bentuk penguatan sinergi tiga pilar keamanan wilayah.Kapolsek Bantul Kompol Rapiqoh SH MH menegaskan bahwa sambang kamling menjadi strategi preventif untuk memperkuat keterlibatan masyarakat menjaga keamanan lingkungan secara mandiri.“Melalui patroli dan sambang kamling, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap keamanan wilayah sehingga tercipta situasi aman dan nyaman,” ujarnya.
Edukasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja
Upaya pembinaan generasi muda turut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan pencegahan kenakalan remaja di Kampung Ngentak Dagaran, Kalurahan Palbapang.Kegiatan tersebut melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas dengan menghadirkan narasumber dari Satresnarkoba Polres Bantul, Aiptu Nur Budi Prasetyo S.Psi.
Materi sosialisasi menitikberatkan pada dampak penyalahgunaan narkoba, pola pergaulan remaja, serta pentingnya peran keluarga dalam membangun lingkungan sosial sehat. “Kami berharap generasi muda mampu menjauhi narkoba dan menjadi bagian aktif menjaga kamtibmas,” ujar Aipda Sutejo Pramono SH.
Penguatan Jiwa Sosial dan Kesiapsiagaan Bencana
Perwakilan Basarnas Yogyakarta, Ade Budi Nurcahyo S.I.P., menyatakan dukungan terhadap pembinaan relawan tanggap darurat berbasis masyarakat.
“Kami berharap anggota Dentara terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat kemanusiaan,” ujarnya.
Aktivitas patroli pada titik rawan curanmor, pengawasan lingkungan kos mahasiswa, penguatan kamling, hingga edukasi narkoba menjadi langkah strategis menghadapi tantangan sosial perkotaan dan dinamika masyarakat modern.
Di sisi lain, pelibatan sekolah, tokoh masyarakat, unsur keamanan lingkungan, relawan kebencanaan, hingga perusahaan menunjukkan pola kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan Kabupaten Bantul.
Melalui pendekatan tersebut, kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra sosial masyarakat dalam menciptakan rasa aman, ketahanan sosial, dan lingkungan kehidupan publik yang lebih kondusif.
0 komentar Blogger 0 Facebook
Post a Comment