Bantul — Aroma dupa gereja bercampur lantunan doa, gema selawat menggema dari kampung-kampung, dentuman musik dangdut menghidupkan panggung hiburan rakyat, sementara sirine patroli polisi menyisir jalanan yang mulai lengang menjelang tengah malam. Di tengah padatnya aktivitas masyarakat sepanjang akhir pekan, aparat kepolisian di Kabupaten Bantul bergerak serentak menjaga satu tujuan besar: memastikan masyarakat tetap aman menjalankan aktivitas, ibadah, budaya, dan kehidupan sosial tanpa rasa takut.

Sabtu hingga Minggu, 23–24 Mei 2026, jajaran Polres Bantul bersama polsek-polsek di wilayah hukum DIY bagian selatan itu meningkatkan intensitas patroli, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga pengawasan titik rawan kriminalitas jalanan. Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir pekan sekaligus momentum berbagai agenda keagamaan, budaya, olahraga, dan hiburan rakyat.

Di Kapanewon Srandakan, personel Polsek Srandakan dipimpin Panit Lantas Iptu Wiwid melaksanakan pengamanan ibadah Kenaikan Isa Al Masih di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Gunturgeni, Poncosari, Minggu (24/5/2026). Sejak jemaat mulai berdatangan hingga ibadah selesai, aparat kepolisian berjaga di sekitar gereja dengan pola pengamanan humanis dan terbuka.

Ibadah dipimpin Pendeta Semuael Adhi Nugroho, S.Si. Teol. mengangkat tema “Kebangkitan Kristus: Memulihkan, Mensucikan dan Mengutus untuk Hidup Sehat.” Suasana berlangsung khidmat. Kehadiran polisi di sekitar gereja memberi rasa tenang bagi jemaat yang mengikuti rangkaian ibadah.

“Pengamanan ibadah lintas agama merupakan bentuk komitmen kami dalam menjamin hak beribadah seluruh warga negara sekaligus menjaga kerukunan masyarakat,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Pada malam sebelumnya, wilayah Srandakan juga dipenuhi ribuan warga yang menghadiri Pengajian Ahad Legi “Srandakan Bersholawat” di Padukuhan Cagunan, Trimurti. Dalam kegiatan tersebut, Panit Bimas Polsek Srandakan Aiptu Ifanudin bersama Bhabinkamtibmas Bripka Eko Rustamaji tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga menyampaikan edukasi kamtibmas kepada masyarakat.

Fokus utama sosialisasi ialah program “Gerakan Ibu Memanggil pukul 22.00 WIB”, sebuah gerakan preventif berbasis keluarga guna menekan kenakalan remaja dan kriminalitas jalanan.

“Kami mengajak para orang tua untuk memastikan anak-anak sudah berada di rumah pukul 22.00 WIB. Pengawasan keluarga menjadi benteng utama mencegah anak terlibat pergaulan negatif maupun tindak kriminal,” ujar Aiptu Ifanudin di hadapan warga.

Upaya serupa juga terlihat di wilayah Sedayu. Aparat gabungan Polsek Sedayu, Polsek Pajangan, dan Polsek Pandak menggelar patroli skala besar menyisir jalur-jalur rawan kejahatan jalanan hingga dini hari. Petugas memantau kerumunan remaja, titik minim penerangan, hingga ruas jalan yang rawan dijadikan arena balap liar.

Kapolsek Sedayu menegaskan patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.

“Patroli gabungan ini menjadi bentuk antisipasi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas dan aksi kriminalitas jalanan yang meresahkan warga,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada keamanan jalanan, aparat kepolisian juga hadir mengawal denyut kebudayaan masyarakat. Di Dusun Samben, Argomulyo, Sedayu, anggota Polsek Sedayu melaksanakan pengamanan pentas seni Jathilan yang dipadati warga. Kehadiran polisi di sekitar arena pertunjukan membuat kegiatan budaya rakyat berjalan aman dan tertib hingga selesai.

Situasi serupa terlihat di kawasan wisata sejarah Makam Raja-Raja Imogiri. Bhabinkamtibmas Kalurahan Girirejo, Aiptu Toto Choirudin, mengamankan kegiatan panggung hiburan rakyat yang menghadirkan grup dangdut Maharani Sewon. Petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga ketertiban dan menghindari potensi keributan selama acara berlangsung.

Sementara itu, di wilayah Imogiri, aparat kepolisian juga melakukan pengamanan ketat pada ajang olahraga ekstrem Indonesia Downhill (IDH) yang diikuti 138 peserta dari berbagai daerah. Jalur lintasan Bukit Hijau hingga area finis di Lapangan Mini Karangtengah dijaga personel kepolisian guna mengantisipasi kepadatan penonton dan potensi gangguan keamanan.

“Kehadiran polisi dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar petugas pengamanan di lokasi.

Sinergitas polisi dengan tokoh agama dan masyarakat juga terus diperkuat melalui berbagai kegiatan keagamaan. Panit Lantas Polsek Imogiri Aiptu Juan Risdiyanto bersama Bhabinkamtibmas Selopamioro menghadiri kegiatan “Imogiri Bersholawat” di Masjid Al Istiqomah Kajorkulon. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, perangkat kalurahan, hingga ratusan warga.

Di wilayah Kasihan, Bhabinkamtibmas Kalurahan Bangunjiwo Aipda Siswantoro menghadiri pengajian Milad ke-39 Pemuda Pemudi Kalinongko Bangen. Momentum tersebut dimanfaatkan aparat kepolisian untuk mempererat komunikasi sosial dengan masyarakat.

Kapolsek Kasihan Bhayu Wijatmoko menilai keterlibatan polisi dalam kegiatan masyarakat bukan sekadar formalitas keamanan, melainkan bagian penting membangun kedekatan emosional antara Polri dan warga.

“Melalui kegiatan masyarakat seperti pengajian, komunikasi antara polisi dan warga dapat terjalin lebih baik sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

Pengamanan lintas kegiatan tersebut memperlihatkan pola pendekatan kepolisian modern yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga membangun rasa aman melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Di satu sisi, Bhabinkamtibmas Kalurahan Girirejo Aiptu Toto Choirudin melaksanakan pengamanan kegiatan Panggung Hiburan Rakyat yang berlangsung di Pos Parkir Makam Raja-Raja Imogiri, Kalurahan Girirejo, Imogiri, Bantul, Sabtu malam (23/5/2026).

Kegiatan hiburan rakyat yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut dihadiri oleh pengurus PHR, warga masyarakat, serta penampilan grup dangdut dari Maharani Sewon yang turut menghibur para pengunjung.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, serta menghindari hal-hal yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.

Kapolsek Imogiri yang diwakili Panit Lantas Aiptu Juan Risdiyanto bersama Bhabinkamtibmas Kalurahan Selopamioro Aiptu Mardikun menghadiri kegiatan Imogiri Bersholawat di Masjid Al Istiqomah, Dusun Kajorkulon, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Sabtu (23/5/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gus Helmi Mustaba, Gus Noval, Gus Mustaqim, Lurah Selopamioro, Bamuskal, Dukuh Kajorkulon, Babinsa, serta warga masyarakat sekitar.

Melalui patroli skala besar, pengamanan ibadah, pengawasan hiburan rakyat, hingga sosialisasi berbasis keluarga seperti “Gerakan Ibu Memanggil”, aparat kepolisian mencoba membangun pola pencegahan yang lebih menyentuh akar persoalan sosial di masyarakat.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, situasi di berbagai wilayah Kabupaten Bantul dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polisi berharap keterlibatan aktif masyarakat tetap menjadi fondasi utama menjaga keamanan lingkungan.

Sebab bagi aparat di lapangan, keamanan bukan hanya soal patroli dan sirene malam hari, melainkan tentang menjaga ruang hidup masyarakat agar tetap damai, rukun, dan penuh rasa saling percaya.

0 komentar Blogger 0 Facebook

 
Bantul Terkini © 2013. All Rights Reserved. Shared by Download AE Templates Powered by Blogger
Top