BANTUL — Aktivitas pelayanan masyarakat oleh jajaran kepolisian di Kabupaten Bantul berlangsung intensif sepanjang Kamis hingga Jumat, 21–22 Mei 2026. Mulai dari pengawalan distribusi bantuan sosial ribuan warga, patroli keamanan wilayah, edukasi hukum kepada pelajar, pengawasan rumah kos dan penjual hewan kurban, hingga hadir langsung di rumah duka warga, seluruh kegiatan menunjukkan pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat kedekatan emosional dengan masyarakat.

Gelombang pengawalan bantuan sosial menjadi salah satu agenda terbesar. Di sejumlah kalurahan wilayah Kapanewon Banguntapan, aparat Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan perangkat kalurahan turun langsung memastikan distribusi bantuan pangan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Di Kalurahan Banguntapan, Bhabinkamtibmas Aiptu Ari Priyono mengawal penyaluran bantuan kepada 2.096 warga penerima manfaat di Aula Kalurahan Banguntapan. Masing-masing warga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Situasi serupa juga terlihat di Kalurahan Potorono, saat Aipda Sugiyanto mengawal distribusi bansos kepada 1.676 warga.

Sementara itu, pengawalan bantuan sosial juga berlangsung di Kalurahan Tamanan dengan jumlah penerima mencapai 1.268 warga, Kalurahan Singosaren sebanyak 474 warga, serta Kalurahan Jagalan sebanyak 353 kepala keluarga penerima manfaat.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah antrean warga bukan sekadar formalitas pengamanan. Polisi aktif membantu pengaturan antrean, memberikan imbauan humanis, sekaligus memastikan tidak ada praktik pungutan liar maupun distribusi yang salah sasaran.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat menerima haknya dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujar salah satu personel pengamanan di lokasi distribusi bansos.

Di sektor keamanan wilayah, patroli preventif terus ditingkatkan. Polsek Kasihan menyambangi rumah-rumah kos di Tamantirto untuk mengingatkan penghuni agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian dan curanmor. Penghuni kos diimbau mengunci pintu, menggunakan kunci ganda kendaraan, serta segera melapor melalui layanan Call Center 110 apabila menemukan tindak kriminalitas. 

"Rumah kos sering menjadi target pencurian, sehingga kewaspadaan dari para penghuni sangat penting," ujar Iptu Sigit. Sementara itu, Kapolsek Kasihan, AKP Bhayu Wijiatmoko, mengatakan bahwa kegiatan patroli dan sambang rutin dilaksanakan sebagai upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Polsek Kasihan juga memperketat patroli di lokasi penjualan hewan kurban. Petugas berdialog langsung dengan pedagang dan peternak guna mengantisipasi potensi pencurian ternak yang rawan meningkat seiring tingginya nilai ekonomi hewan kurban.

“Kami ingin masyarakat merasa tenang menjelang Idul Adha. Keamanan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Kapolsek Kasihan AKP Bhayu Wijatmoko.

Sementara itu, langkah pencegahan kenakalan remaja dilakukan Polsek Imogiri melalui sosialisasi hukum kepada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Imogiri. Kanit Reskrim AKP Sugeng Yadi, S.H., memberikan edukasi mengenai bahaya bullying, penyalahgunaan media sosial, pergaulan bebas, hingga konsekuensi hukum tindakan kriminal di kalangan pelajar.

Para siswa tampak antusias mengikuti pemaparan yang dikemas komunikatif dan interaktif. Edukasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran hukum sejak dini sekaligus mencegah keterlibatan remaja dalam tindak kriminalitas.

Selain pengamanan sosial dan edukasi, kesiapan operasional aparat juga diperkuat melalui pengecekan kendaraan patroli, senjata api, dan perlengkapan inventaris dinas oleh Polsek Banguntapan. 

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh sarana operasional siap digunakan dalam mendukung pelayanan masyarakat dan penanganan situasi darurat. Pengecekan dipimpin langsung oleh Kanit Samapta Polsek Banguntapan, Iptu Suharyanta, S.H., bersama sejumlah anggota. Satu per satu fasilitas dinas diperiksa secara mendetail. 

"Perawatan inventaris dilakukan secara rutin guna memastikan seluruh peralatan dinas dalam kondisi baik, siap pakai, dan mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polsek Banguntapan," kata Iptu Suharyanta, Jumat (22/5/2026).

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan transformasi pendekatan Polri modern yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga penguatan hubungan sosial, edukasi publik, pelayanan kemanusiaan, serta pengawasan program sosial pemerintah secara langsung di lapangan.

Dari antrean bansos, ruang kelas sekolah, rumah kos, kandang hewan kurban, kehadiran polisi di Bantul menjadi gambaran nyata pelayanan publik berbasis kedekatan sosial dan keamanan humanis di tengah masyarakat.

0 komentar Blogger 0 Facebook

 
Bantul Terkini © 2013. All Rights Reserved. Shared by Download AE Templates Powered by Blogger
Top