BANTUL — Aktivitas masyarakat di Kabupaten Bantul sepanjang akhir pekan mendapat pengawasan ketat dari aparat kepolisian. Mulai kawasan perbankan, pertashop, pusat perbelanjaan, gudang distribusi, kampus, hingga lingkungan permukiman warga menjadi sasaran patroli dialogis aparat sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pola pengamanan tidak lagi sekadar patroli kendaraan berlalu-lalang di jalan raya. Aparat kini aktif turun langsung berdialog bersama warga, satpam, juru parkir, mahasiswa, hingga pekerja lapangan demi membangun komunikasi dan memperkuat kewaspadaan bersama.
Salah satu kegiatan patroli terlihat saat jajaran Polsek Kasihan menyambangi Kantor Bank BPD Kasongan pada Jumat (22/5/2026). Patroli dipimpin Panit Samapta Polsek Kasihan, Aiptu Gunawan, dengan fokus pengamanan area transaksi perbankan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap aksi kriminalitas.Kehadiran aparat berseragam di lokasi memberi rasa aman bagi nasabah maupun petugas bank yang sedang beraktivitas. Selain melakukan pemantauan, personel kepolisian juga berkoordinasi langsung dengan petugas keamanan internal bank.
“Dengan kegiatan patroli ini, para pelaku kejahatan akan berpikir ulang saat akan melakukan aksinya ketika melihat keberadaan polisi di lapangan,” ujar Aiptu Gunawan.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat membawa uang tunai maupun barang berharga ketika melakukan transaksi perbankan.
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Kasihan AKP Bhayu Wijatmoko menegaskan patroli rutin akan terus ditingkatkan demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Patroli preventif merupakan bentuk perlindungan dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat agar aktivitas publik berjalan aman dan nyaman,” kata Bhayu Wijatmoko.
Langkah serupa dilakukan personel Polsek Kasihan saat melaksanakan patroli dialogis di kawasan Pertashop Jalan Bibis, Kalurahan Tamantirto. Area distribusi bahan bakar tersebut dinilai memiliki mobilitas kendaraan tinggi sehingga rawan menjadi sasaran tindak kriminalitas.Di lokasi itu, petugas berdialog bersama karyawan pertashop dan warga yang sedang mengisi bahan bakar minyak.
“Warga dihimbau menyimpan uang maupun barang berharga secara aman saat berkendara. Peluang tindak kejahatan bisa terjadi kapan saja apabila kewaspadaan menurun,” ujar personel patroli di lapangan.
Sementara di wilayah Sewon, patroli sore Unit Samapta Polsek Sewon menyasar pusat perbelanjaan dan kawasan perumahan. Dipimpin Aipda Sukarto, patroli dilakukan dengan mendatangi langsung para juru parkir serta petugas keamanan perumahan.Kepada para juru parkir, polisi mengingatkan pentingnya pengawasan kendaraan pengunjung demi mencegah pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
“Kami mengimbau para juru parkir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan pengunjung. Jika menemukan gerak-gerik mencurigakan, segera laporkan kepada polisi,” ujar Sukarto.
Patroli kemudian bergeser menuju kompleks perumahan di wilayah Sewon. Di sana, aparat meminta petugas keamanan rutin melakukan kontrol lingkungan serta memperketat pengawasan keluar masuk tamu pada jam rawan.
Kapolsek Sewon AKP Sutrisno S.H., M.H. menjelaskan bahwa patroli dialogis menjadi strategi deteksi dini dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Patroli dialogis mampu mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas,” tegas Sutrisno.
Pengawasan preventif juga diperluas hingga kawasan industri dan pergudangan. Bhabinkamtibmas Kalurahan Panggungharjo, Aipda Mulyadi, menyambangi Gudang PT Gonusa Prima Distribusi HUB Yogyakarta di Jalan Parangtritis, Dusun Cabeyan, Sewon.Dalam sambang tersebut, aparat meminta petugas keamanan perusahaan meningkatkan pengawasan kendaraan keluar masuk gudang serta rutin melakukan patroli area internal.
“Satpam menjadi mitra terdekat kepolisian di lingkungan kerja. Karena itu kedisiplinan kontrol area sangat penting untuk mencegah tindak kriminalitas,” kata Mulyadi.
Selain fokus pada pengamanan wilayah fisik, kepolisian juga mulai memperkuat pendekatan sosial berbasis keluarga guna menekan angka kenakalan remaja dan kejahatan jalanan.
Melalui sambang malam di RT 04 Sudimoro, Timbulharjo, Bhabinkamtibmas Polsek Sewon Aipda Yoyok Hendratmoko menyosialisasikan program “Ibu Memanggil” yang digagas Polda DIY.Program tersebut mengajak para orang tua, khususnya ibu, memastikan anak-anak telah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB guna menghindari keterlibatan dalam aksi kriminalitas jalanan maupun pergaulan negatif.
“Kami mengajak para orang tua memastikan anak-anak sudah berada di rumah pada pukul 22.00 WIB agar terhindar dari potensi kenakalan remaja maupun tindak kriminalitas,” ujar Yoyok Hendratmoko.
Kapolsek Sewon AKP Sutrisno menilai keluarga menjadi benteng utama pembentukan perilaku remaja sehingga pengawasan orang tua memiliki peran vital menjaga stabilitas kamtibmas.
Di hadapan mahasiswa, ia menegaskan bahwa disiplin berlalu lintas bukan semata soal kepatuhan hukum, melainkan menyangkut keselamatan jiwa.
“Tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban, tetapi bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.
Selain edukasi keselamatan jalan, mahasiswa juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh penyebaran hoaks dan pergaulan negatif.
Sementara itu, nuansa humanis aparat kepolisian juga terlihat dalam kegiatan bhakti sosial Satbrimobda DIY di Kalurahan Argosari, Sedayu, dalam rangka HUT ke-15 Batalyon B Pelopor.Kegiatan sosial tersebut melibatkan personel Brimob, perangkat kalurahan, dan masyarakat dalam aksi kepedulian sosial yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Bhabinkamtibmas Argosari Aiptu Agus Muslim menyebut kegiatan sosial menjadi bentuk nyata kedekatan Polri bersama masyarakat.
“Kegiatan sosial ini menjadi wujud sinergitas antara Polri, pemerintah kalurahan, dan masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya.
Respons positif juga datang dari pemerintah kalurahan setempat. Lurah Argosari menilai kegiatan tersebut memberi manfaat langsung sekaligus memperkuat rasa kebersamaan warga bersama aparat keamanan.
Pada sisi lain, perhatian kepolisian terhadap pembinaan karakter generasi muda juga terlihat dalam acara Purnawidya SMA Negeri 1 Bantul di Gedung Madu Cadhya, Kasihan.Mewakili Kapolsek Bantul, Kasi Humas Polsek Bantul Aiptu Sudirman hadir memberikan pesan moral kepada ratusan siswa kelas XII agar menjauhi narkoba, kenakalan remaja, serta pergaulan negatif.
“Kami mengajak generasi muda menjauhi segala bentuk kenakalan remaja maupun penyalahgunaan narkoba agar masa depan tetap terjaga,” ujar Sudirman.
Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam mencetak generasi muda yang disiplin, sehat, dan bertanggung jawab.
Berbagai rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan perubahan pola pelayanan kepolisian modern di Bantul. Aparat tidak hanya hadir saat penindakan hukum diperlukan, tetapi juga aktif membangun komunikasi, memberikan edukasi, memperkuat pengawasan sosial, serta menumbuhkan rasa aman melalui pendekatan yang lebih dekat dan humanis.
Dari ruang transaksi perbankan, kawasan distribusi BBM, gudang industri, lingkungan kampus, hingga gang-gang permukiman warga, aparat kepolisian terus berupaya memastikan rasa aman tetap hidup di tengah aktivitas masyarakat Bantul.
0 komentar Blogger 0 Facebook
Post a Comment